MALAM DI RUMAH SHILLA 06.30
Shilla diam di depan meja rias sambil menatap wajahnya di cermin. Bingung mau pakai baju apa untuk dinner sama Cakka. Shilla hanya memakai kaos polos dan hotpants. Tiba tiba ada yang buka pintu kamar Shilla. Shilla menoleh
"loh mamah.. kok udah jalan? emang udah sembuh?" tanya Shilla sedikit khawatir. Mama Shilla hanya tersenyum
"udah mendingan kok. kamu mau pergi ya?" tanya mama Shilla
"i..iya mah.. tapi kalau mama masih sakit shilla di rumah aja" kata Shilla
"gak boleh gitu. kamu pergi aja" kata mama Shilla sambil tersenyum
"mama gak papa sendirian dirumah? kalo terjadi apa apa gimana?" tanya Shilla
"mama udah baikan kok. kamu mau pergi jam berapa?" tanya mama Shilla
"kalo temen Shilla udah dateng Shilla mau langsung pergi, tapi dia mau nengokin mama dulu sebentar" jawab Shilla
"yaudah. sini mama dandanin" kata mama Shilla sambil beranjak ke arah meja Rias
"yah mama shilla mo di apain?" tanya Shilla panik
"udah kamu diem aja, mama bakal bedah kamu jadi cinderlella" kata mama Shilla sambil tersenyum
20menit kemudian
"selesai deh" kata mama Shilla. Shilla membuka matanya
"WOW" Shilla kaget melihat dirinya saat ini. Shilla memakai dress putih 5cm diatas lutut. highheels bening dan di tambahkan jepit rambut putih menghiasi rambut hitamnya. Make-up yang tidak terlalu heboh dan tebal tetapi terlihat cantik. PERFECT..
"anak mama cantik sekali" kata mama Shilla kagum
"aaaa mama bisa aja" kata Shilla malu malu
"hmmm, kamu mau dinner sama pacar yah?" tanya mama Shilla jail
"apasih mamah. orang cuma temen kok" kata Shilla
"hmm yaudah deh" kata mama Shilla sambil tertawa kecil
TIN TINNN..
"tuh kayaknya udah di jemput sama pangerannya" kata mama Shilla
"ish.. temen mamaaaahh-_-" kata Shilla
"yaudah yuk ke bawah" kata mama. Shilla dan mamanya pun langsung turun ke lantai dasar(?) rumahnya. Terlihat Cakka yang sedang di sofa ruang tamu rumah Shilla
"Cakka..." panggil Shilla. Cakka menoleh. Tidak ada sepatah katapun terlontar dari bibir seksi Cakka(?) *bahasa gue-_-*. Cakka cuma cengo ngeliat Shilla cantik banget
"Shilla.... lo cantik banget malam ini" gumam Cakka yang masih cengo. Shilla tersipu malu
"ouhh... jadi selama ini gue gak cantik gituu?" tanya Shilla mancing Cakka
"lo cantik setiap saat Shilla.. tapi ini paket special buat guee" kata Cakka
"lebay banget lo cak" kata Shilla sambil nyubit pelan lengan Cakka
"malam tante" sapa Cakka ramah sambil mencium tangan mama Shilla
"malam.. Cakka yah?" tanya mama Shilla lembut
"iya, hehe. oiya ini buat tante" kata Cakka sambil mengambil sebuklet buah buahan segar yang di tata rapi lalu riserahkan ke mama Shilla
"makasih ya Cakka.." kata mama Shilla sambil mengambil buklet buah buahan
"udah sembuh tante? kata Shilla tante lagi sakit" kata Cakka
"udah mendingan kok" kata mama Shilla sambil tersenyum
"ouh.. Cakka pinjem anaknya dulu ya tante" kata Cakka
"sok atuh boleh banget hehe" kata mama Shilla
"yaudah ya mah Shilla pamit dulu" pamit Shilla sambil mencium tangan mamanya diikuti Cakka
"hati hati yaa.. Cakka jagain Shilla ya.." kata mama Shilla
"pasti tante :)"
***
KAMAR ALVIN pada waktu yang sama
"heh Zee.. emangnya lo udah siap barang barang buat besok? heh? asik asikan maen lagi" kata Alvin lemes sambil masukin bajunya ke tas camping
"gue mah udah dari tadi pulang sekolah. emang gue elo? kerjaannya main PS mulu" kata Zevana dengan posisi tiduran sambil mainin laptop di tempat tidur Alvin
"gausah nyindir dong-_________-" kata Alvin
"eh nama facebook nya kak gabriel apa?" tanya Zevana
"cari di friend gue aja. search gabriel stevent damanik" kata Alvin sambil tengkurep (?) di samping Zevana
"WAW!" ucap Zevana sambil liat profile picture Gabriel yang fotonya ada Alvin Cakka Rio Gabriel
"ini elo kak?" tanya Zevana sambil nunjuk cowok sipit jangkung tapi badannya atletis (?) (^O^)//
"iyalah. gantengkan?" tanya Alvin pede
"biasa aja sih. mata lo kaya abis di patok ayam wkakak" Zevana ngakak
"enak aja-__________-" kata Alvin bete
"oppa, Sivia-onnie neun ippeujyo? (kakak, Kak Sivia itu cantik ya?)" tanya Zevana pake bahasa korea. Memang beberapa tahun lalu keluarga Sindhunata pernah tinggak di korea selama 6tahun. Jadi bahasanya masih keinget
"mwo? (apa?)" tanya Alvin kaget "aniya! (nggak)" jawab Alvin boong *ciee-_-*
"wae geureohke mudnyagu? (kenapa nanya gitu?)" tanya Alvin. Zevana hanya cekikikan melihat wajah kakaknya yang menurutnya berbohong
"nggak. nggapapa kok. haha" kata Zevana. Alvin hanya membuang nafas lega
***
makanan makanan lezat sudah ada di depan Shilla dan Cakka. Mereka menikmati masakan itu dengan nikmat. Belum habis makanan Cakka tapi udah di taro dipinggir meja
"lohh? kok gak diabisin?" tanya Shilla bingung. Biasanya kalo Shilla sama Cakka lagi dinner atau lunch, makanan Cakka selalu habis
"udah kenyang aja" kata Cakka. Shilla hanya mengangkat Alis dan menyingkirkan makanannya juga
"gimana buat pencuci mulut kita makan cake?" tanya Cakka
"boleh" kata Shilla sambil tersenyum. Cakka langsung memesan cake chocolate
10menit kemuadian, pelayan membawa 2 cake berukuran mini tapi lezat. Cake Shilla berbeda dengan Cakka. Tulisan di atas cake itu membuat Shilla kaget. Tulisan dibentuk dari krim putih.
GIRLFRIEND?. Shilla bingung dengan tulisan itu. Terlihat wajah Cakka yang santai namun sebenarnya cemas (?) takut di tolak Shilla.
"Shilla.. gue menunggu jawaban" gumam Cakka tapi terdengar oleh Shilla
"lo mau gue jawab apa?" tanya Shilla-_-
"-__- lo idiot shill. dimana mana cowok nembak cewek itu minta jawaban ya pasti di terima lah oon!" jawab Cakka bete
"gue mau kok" jawab Shilla cepat
"serius?" tanya Cakka gak percaya
"gue bercanda!-__- ya serius lahhh Cakka Kawekas!" jawab Shilla males
"huaaah makasih yah sayangggg" kata Cakka sambil nyubit pipi Shilla
"iiii sakit cakduttt" kata Shilla sambil ngelepasin tangan Cakka dari pipinya
"hehe. jadi sekarang kita resmi jadian :D" kata Cakka senang
"etss.. tunggu dulu. meskipun detik ini lo udah resmi jadi cowok gue, perjanjian kita yang lo jadi babu gue seminggu gak gua cabut loh!" kata shilla
"hmmm... anything for you.. my prince" kata Cakka lebay. Shilla cuma cekikikan
'malam ini gak akan gue lupain seumur hidup' batin Cakka dan Shilla bersamaan.
***
06.30 diRumah Alvin @mejamakan
"pagi bunda, papi, kak Alvin" kata Zevana nyengir sambil duduk di samping Alvin
"semangat banget mba, ono opo?" tanya Alvin heran
"ora. kan sekarang camping!! hehe" jawab Zevana nyengir sambil ngolesin roti pake selai strobery
"oiya pi, nanti anterin Alvin sama Zevan ke sekolah ya" kata Alvin
"kenapa gak bawa motor aja?" tanya papi heran
"kan campingnya nginep, masa motor ditinggal di sekolah?" kata Alvin
"hmm.. yaudah berangkat sekarang aja" kata papi sambil berdiri
"yah pi rotiku belom abis" kata Zevana sambil ngangkat rotinya
"udah makan di mobil aja" kata Alvin
"yowudoh bon zwevwa pworgwi dwolwu ywoo" kata Zevana dengan mulut penuh sama roti sambil cium tangan bunda dan cipika cipiki setelah itu ngacir ke mobil. *pembaca cengo ye zeva ngomong apa?-_- 'yaudah bun zeva pergi dulu ya'."
"Alvin pamit juga bun" kata Alvin sambil cium tangan terus cipika cipiki
"iya. jagain Zeva ya" nasihat bunda
"sip" kata Alvin seraya ngacir ke mobil
"papi pergi dulu ya" pamit papi
"iya hati hati ya, jangan ngebut ngebut bawa mobil" kata bunda sambil cium tangan papi
"iya papi pergi dulu yah. muah(?)" kata papi sambil nyium kening bunda *cie-_______-*
@mobil
"oiya Ze, kemaren gue udah izin sama kepsek biar lo gabung sama kelas gue. dan gue bisa gampang jagain lo nya" kata Alvin sambil menghadap ke belakang. Mata Zevana membesar
"hah? ga asik ah. masa gue tanpa temen temen sih?" tanya Zevana manyun
"nanti lo gabung sama Sivia sama temen temennya aja. nanti gue bilangin dia" kata Alvin sambil ngitungin mobil mobil yang lewat di jalanan (rajin banget!!-____-)
15menit kemudian di depan SMA Pusaka
"pi alvin pamit yaa" kata Alvin sambil cium tangan papinya
"jangan lupa jagain Zeva ya vin" pesan papi
"Zeva juga ya pi" kata Zevana sambil cium tangan papinya
"jaga diri ya Zee" kata papi sambil mengecup (?) kening Zevana
"oke deh" kata Zevana . Setelah Zevana Alvin keluar dari mobil, mobil papi Exel langsung melaju ke kantornya
"hey vin ze" sapa Sivia sambil tersenyum
"hey kak" sapa Zevana balik
"kok sepi sih vi? kelas 10 pada kemana?" tanya Alvin bingung
"kelas 10 11 udah jalan duluan, tinggal kelas 12 yang belom jalan garagara nungguin lo berdua" kata Sivia
"wow. amazing" kata Alvin lebay
"lebay mulai kakak gue" kata Zevana
"oiya vi, nanti adek gue setenda sama lo boleh kan?" tanya Alvin
"boleh kok, boleh banget. makin rame makin seru" kata Sivia senang
"makin rame makin sempit kak" kata Zevana
"hhaha bisa aja-_-" kata Alvin
"yaudah buruan masuk bis" kata Sivia. Alvin Zevana dan Sivia pun langsung naik ke bis
Akhirnya Zevana duduk sama Sivia, Alvin duduk sama Gabriel.
"hai Zee" sapa Shilla dari depan Zevana dan Sivia duduk
"hai kak" sapa Zevana ramah
~Alvin Gabriel Cakka Rio~
"guys, gue punya kabar gembira!!!" kata Cakka heboh
"apaan?" tanya Alvin lemes sambil senderan kadang matanya merem soalnya ngantuk
"gue..." kata Cakka sok misterius
"lo kenapa?" tanya Rio yang mulai serius
"gue jadian sama..."
"lo jadian sama siapa?" tanya Gabriel serius
"gue jadian sama S..." kata Cakka gantungin kalimatnya
"aha!! gue tau! lo jadian sama pembokat gue kan? ahaha gue udah tebak tuh si Surti kemaren senyum senyum sendiri, kirain gue dia udah gila ternyata jadian sama lo haha" kata Alvin senang
"wahh. congrats yah Cak udah jadian sama ratu pede" kata Gabriel ikut senang
"gue juga Cak! gak nyangka selera lo yang gituan! salut gue" kata Rio sambil meluk Cakka bak seorang sahabat
"iiishhhh lo semua apa apaan sih? gue itu jadian sama Shilla bukan sama Surti, oon" kata Cakka bete sambil ngelepasin pelukan Rio kasar
"SHILLA?" kaget Rio Alvin Gabriel
"he'eh. makanya jangan negative thinking lu semua. masa gue jadian sama surti?-_____-" kata Cakka bete
"hebat lo bray bisa jadian sama salah satu princess sekolah" kata Rio salut
"hemm gue gitu" kata Cakka bangga
"ngomong ngomong lo pedekate sama Ify gimana yo? lancar atau tersumbat sama sampah?" tanya Alvin
"Ify susah banget di ajak pedekate" jawab Rio lemes
"kasihan baby ku bala laba uhh" kata Cakka lebay sambil nyubit kedua pipi Rio
"iiii apaan sih lo ish" kata Rio kesal sambil menyingkirkan tangan Cakka
"hmmm, sekarang tinggal lo berdua" kata Cakka sambil nunjuk Alvin dan Gabriel
"gue?" tanya Alvin Gabriel bingung
"ya elo lah, masa surti?" tanya Cakka bego
"lo mah surti mulu" kata Alvin
"nggak kok gue lagi gak deket sama cewe. yagak vin?" tanya Gabriel
"iya. gue juga enggak" kata Alvin
"yaudah, yo gue kasih jurus ampuh buat lo biar ify nemplok sama lo. mau gak?" bisik Cakka
"mau mauu. apaan apaan?" tanya Rio. Cakka dan Rio pun langsung bisik bisik gaje
"hmm, vin gue tau tadi lo bohong, haha" kata Gabriel
"bohong apanya?" tanya Alvin bingung
"lo sebenernya udah punya gebetan kan?" tanya Gabriel penuh selidik
"hah/ enggak kok enggak suer" kata alvin gugup
"gausah bohong sama gue. terus kalo lo gak ada gebetan, sivia itu siapa lo?" tanya Gabriel yang sukses buat mata Alvin melotot
"Si..sivia? dia cuma temen gue kok, bukan gebetan!" kata Alvin cepat berbalut gugup (?)
"ooo, gitu yah?" tanya Gabriel menggoda
"iya Gabriel Stevent Damanik! terus kalo lo? lo juga ada gebetan kan?" tanya Alvin
"nggak, gue gak ada gebetan" sekarang gantian Gabriel yang gugup
"amasa? terus adik gue itu bukan gebetan lo gitu?" tanya Alvin
"nggak, gue cuma nganggep dia adik kok" kata Gabriel yang udah mulai keringet dingin
"amasa? gue waktu kemaren liat lo di kantin sama Zevana, uhh cocwitt" kata Alvin lebay
"apaan sih lo, kemaren tuh gua sama dia cuma ngobrol doang di kantin" kata Gabriel sedikin membentak tapi bercanda kok.
"diem woy bacot" kata Daud sambil nimpukin sepatunya ke Gabriel
"nyantai dong areng" kata Gabriel sewot
"gara gara lo gue gak jadi dicium Jupe kan! ashh sialan lo yel babik" kata Daud gak nyante
"yaudah gih sana lo ke pangkalan jupe, banyak jupe disana" kata Gabriel langsung duduk lagi di samping Alvin. Daud juga langsung tidur melanjutkan mimpinya
"wahahaha" Alvin ketawa
"dasar tu areng tingkat akhirat" dumel Gabriel
"parah lo yel, haha. biarpun areng tingkat akhirat kan dia ciptaan Tuhan" kata Alvin
"oiya. maafkan hambamu yang ganteng ini Tuhan, karna sudah mengejek ciptaanmu" kata Gabriel lebay
"alay" kata Alvin sambil noyor Gabriel
Selama perjalanan ke puncak ada yang tidur, ada yang dengerin lagu, ada yang ngobrol dan juga ada yang lagi pacaran. Salah satunya si new couple CakShill, tapi mereka pacarannya lewat SMS._.
2jam kemudian
"huahh akhirnya sampai di tempat tujuan" kata Alvin senang
"ayo anak anak, turunnya hati hati yah" kata pak Dave sambil mengam pompom cheers (?)
'wkwk dasar tuh guru bancinya kagak ketulungan" gumam Cakka ngakak
semua murid kelas 12.3 pun langsung turun dari bus dan membangun (?) tenda masing masing kelompok
"gileee capek juga diriin tenda ya" kata Gabriel sambil duduk di bawah pohon
"iya, capek banget" kata Alvin sambil ngelap keringetnya pake baju
"KA ALVIN! bantuin gue diriin tendaa!! dari tadi gue udah berhasil diriin ni tenda tapi jatoh lagi jatoh lagi, hadooh" kata Zevana heboh
"yaelah, yaudah, yel bantuin gue" kata Alvin
10 menit kemudian
"CAPEKK" keluh Alvin
"emangnya si Shilla Ify Sivia pada kemana sih Ze? kok gak bantuin lo?" tanya Cakka
"mereka lagi pada maen air di sungai sana tuh, tadinya gue di ajakin, tapi gue mau diriin tenda dulu tapi kagak bisa bisa" kata Zevana
"HAH? MAIN AIR?" kaget Alvin Gabriel Cakka Rio
"wahh, bau bau mesum nih" kata Zevana sambil ngendus ngendus gaje
"eh Zee. mereka mandi kagak?" tanya Rio antusias
"taudeh. kesana yok?" ajak Zevana
"AYOK" jawab Alvin Rio Cakka semangat kecuali Gabriel
@Sungai
"iWAW" respon Alvin Rio Cakka Gabriel
"dasar otak mesum yaaa" kata Zevana sambil menjewer telinga Alvin dan Gabriel sedangkat Rio dan Cakka bersyukur karna gak di jewer Zevana. Maklum lah, jeweran Zevana itu sakit banget, berasa di jewer setan kesurupan
"adududuhh sakit zee, haduh" ringis Alvin dan Gabriel. Setelah Zevana puas, cewek itu langsung melepas jeweran ke kakak kakak itu. Gabriel dan Alvin bertatapan setelah itu langsung menatap tajam Zevana
"upss. huaaaaaaaaa" teriak Zevana langsung lari
"heh tunggu looo" kata Alvin Gabriel sambil ngejar Zevana. saking kencengnya Zevana lari, dia jadi jatoh ke air
BYURR
"huahahahaha mampus lo Zee!! hahaha" tawa Gabriel dan Alvin. yang paling ngakak si Gabriel. merasa gak terima, Zevana langsung narik kaki Gabriel, alhasilnya hatoh dah wahaha-_-
"ahahaha jatoh juga lo yel ahaha" tawa Alvin. Sivia langsung nyeburin Alvin
"ahaha mampus lu" kata Sivia yang udah basah kuyup gara gara daritadi main air
"iiii viaaaa" kata Alvin sambil nyipratin air ke Via. si Rio Cakka malah ngikutan nyebur main air
Yap.. semua pada senang senang pada pasangan masing masing hacim (?). AlVia ciprat cipratan air. Cakka ngegombalin Shilla, Rio yang daritadi kepleset gara gara ngejar Ify. yang paling bahagia sepertinya Zevana. kadang cewek itu ketawa sama Gabriel ciprat cipratan air.
MALAM HARI ~api unggun~
"huh kak.. kebelet viviss" kata Zevana sambil gelendotan di tangan alvin (?)
"sama Sivia gih" suruh Alvin
"ka sivia sama temen temennya udah pada tidur soalnya kedinginan gara gara tadi main air" kata Zevana
"yaudah gue ambil senter dulu" kata Alvin. Setelah itu balik lagi
"ayok, pipis dimana ini?" kata Alvin
"disitu aja deh, lo tungguin sini" kata Zevana
5menit
"huah lega" kata Zevana
"tadi kak Alvin dimana ya?" gumam Zevana sambil terus berjalan menelusuri hutan belantara(?)
"ka Alvinnnn" teriak Zevana
"kakk... ka Alvin dimanaaaa?? bunda papi zeze takut" kata Zevana yang udah mulai ketakutan. Gara gara Zevana jalan mundur, dia jadi gak liat di belakangnya ada jurang, alhasilnya...
-----------
"zeee.. LO DIMANAAA" teriak Alvin frustasi sambil duduk senderan di pohon menjulang tinggi. mungkin tadi di sungai terakhir gue ngeliat adik gue senang.. Zee lo dimana, batin Alvin
~BERSAMBUNG~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar