Jumat, 28 Januari 2011

Sister and Brother - Love - Friendship. part 3

"vin" panggil Gabriel dari belakang

"eh elo. gimana adik gue?" tanya Alvin

"lagi di kelas dia. oiya lo udah tau gosip sekolah belom?" tanya Gabriel

"gosip? gosip apaan?" tanya Alvin bingung

"lusa sekolah kita mau ngadain camping" jawab Gabriel

"serious lo yel?" tanya Sivia

"kapan sih gue bohong?" tanya Gabriel

"kapan aja juga... bolehhh" kata Alvin ngelawak

"dasar kecebong anyut, yaudah gue ke kelas dulu" kata Gabriel dan pergi ke kelas

"wahh, bakal asik nih ngadain camping" ujar Sivia senang

"iya, gue jadi gak sabar" kata Alvin ikutan senang

***

malam hari jam 12.00 @RumahAlvin

"kebiasaan nih, insomnia~~" gumam Alvin di balkon kamarnya

"kenapa gue bisa mikirin Sivia gini sih?" tanya Alvin pada dirinya sendiri sambil ngacak ngacka rambutnya

"Zevana udah tidur belom ya?" tanya Alvin pada dirinya sendiri

"samperin ahh" kata Alvin sambil beranjak ke kamar Zevana

CKLEK *suara pintu kamar zeva*

"ze.. kok belom tidur?" tanya Alvin sambil duduk di tempat tidur Zevana

"biasalah" jawab Zevana yang masih tetap focus sama novelnya

"gak bisa tidur?" tanya Alvin. Zevana hanya mengangguk

"baca apaan sih? serius amat adek gue" kata Alvin sambil narik novel yang lagi dipegang sama Zevana

"eh eh kak jangan" kata Zevana sambil berusaha mengambil novelnya. Tapi Alvin malah bangkit dari tempat tidur Zevana dan membaca judul novelnya

"My first kiss?" tanya Alvin bingung. Zevana hanya cemberut sambil tidur terus nutupin mukanya pake selimut

"HAHAHA! adek gue baca MY FIRST KISS? whahahakakak" Alvin ngakak abis sampe batuk batuk. Dibalik selimut Zevana cuma bisa nambah manyun 5 cm gara gara malu

"HAHAHA! ngapain sih lo Ze baca ginian? lo udah pernah first kiss apa? haha. gue bilangin bunda sama papi ah" kata Alvin sambil beranjak membuka pintu. Zevana dibalik selimut langsung kaget dan membuka selimutnya terus berlari ke arah Alvin terus narik kaki Alvin sampe Alvin jatoh

BRAK...

"ZEVANA BEGO! sakitttt aawwwww" kata Alvin sambil megangin pantatnya (?). Novel yang Alvin pegang jadi jatoh, dengan cepat Zevana mengambil novelnya

"sadis banget sumpah lo jadi adek" kata Alvin sambil berusaha tiduran di tempat tidur Zevana

"makanya jangan macem macem lo sama Zevana Arga Sindhunata (?)" kata Zevana bangga

"hadohh, pantat gue encok" kata Alvin sambil tengkurep

"mo gue sembuhin gak?" tanya Zevana

"emang lo bisa apa?" tanya Alvin

"ya bisa lah. udah lo diem aja" kata Zevana

"dengan kekuatan SUMO, kusembuhkan pantatmu(?) " PLAMM!! Zevana memukul keras pantat (?) Alvin yang tadi encok

"AWWWWWWWWWWWWWWWWWW! ZEVANA BEGOO! SAKITT" teriak Alvin. Bunda Uchie dan papi Exel yang denger teriakan Alvin langsung masuk ke kamar Zevana

"ada apa sih ini teriak teriak?" tanya papi Exel yang udah masuk sama bunda Uchie. Zevana yang ngeliat bunda dan papinya langsung ngumpetin novelnya di bawah bantal

"eh bunda papi. gak ngapa ngapain kok. cuma lagi maenan kuda kudaan, makanya Zeva pukul pantatnya kak Alvin biar jalan, iya kan kak ya?" tanya Zevana pada Alvin sambil mencubit pinggang Alvin

"aww, eh iya bun, hehe" kata Alvin tawa paksa

"ada ada aja kalian. Alvin buruan kamu ke kamar kamu abis itu tidur! besok sekolah juga" bentak papi Exel

"iya pi bentar lagi" kata Alvin. Bunda dan papi keluar kamar Zevana

"hhh,  bego banget sih lo Ze! sakit tau!" kata Alvin

"tapi sembuhkan?" tanya Zevana sambil memainkan alisnya

"iyasih, makasih ya adikku yang cantik" kata Alvin lalu beranjak pergi ke kamarnya. Tapi berhenti di ambang pintu kamar Zevana

" apalo?" tanya Zevana dingin

"soal novel lo besok pagi gue bilangin bunda sama papi" kata Alvin

"liat aja nanti! sebelum pagi udah gue bunuh lo malem malem" ancam Zevana. Alvin jadi melotot tapi tetep aja sipit

"p..pe...peacee -__-v" kata Alvin langsung ngacir ke kamarnya

***

@mejamakan

"pagi bun, pagi pi, pagi adikkuu" kata Alvin sambil duduk di sebelah Zevana

"pagi vinn" kata bunda

"oiya Ze, lo udah tau besok sekolah ngadain camping?" tanya Alvin

"tau kok dari kak Gabriel. lo ikut gk?" tanya Zevana

"ikut. bun, pi, Alvin sama Zeva boleh ikutan camping kan?" tanya Alvin hati hati

"nggak! nggak boleh" jawab papi Exel ketus

"yahh.. kenapa?" tanya Zevana lemas

"papi takut kamu kenapa-napa Zeva..." kata papi

"please pi.." pinta Alvin dengan tampang melas

"ENGGAK!" kata papi. Bunda Uchie pun mendekati Zevana Alvin dan merangkulnya

"sudahlah pi, izinin mereka aja. mereka kan juga ingin bebas" kata bunda Uchie. papi Exel pun merenung

"oke. tapi Alvin, kamu harus jagain Zevana!" perintah papinya

"wah, jadi Alvin sama Zeva boleh ikut camping pi?"  tanya Alvin senang

"iya, tapi kamu harus jaga Zevana ya vin" kata bunda

"pasti bun" kata Alvin

"makasih yaa bunn" kata Zevana dan Alvin sambil memeluk bundanya " makasih ya pi" lanjut mereka senang

"yaudah sana kalian berangkat, nanti telat" kata papi

***

@ Kantin SMA Pusaka ~istirahat~ *cepet amat-__-*

"eh, lo pada pada boleh gk besok ikut camping?" tanya Alvin sambil meminum cocacola

"gue ikut" kata Rio

"gue ikut" kata gabriel

"dan aku juga pun ikut dengan kalian" kata Cakka lebay

"Sok imut banget lo cak, enek gue" kata Alvin

"yee, gue emang imut" kata Cakka narsis

"udah deh, diantara kita berpempat tuh yang paling jago gue" kata Gabriel nimbrung

"kagak nyambung idiot!" kata Rio sambil noyor Gabriel. Gabriel nyengir

"eh, basket yok. tangan gue gatel banget pengen megang bola" kata Alvin

"pegang aja bolanya Cakka" ceplos Rio. Semua menatap Rio. Rio hanya nyengir kuda

"ngeres lo yo" kata Cakka sambil noyor Rio

"ih, lo tuh yang pada ngeres. gue maksudnya kan perutnya Cakka. bukan anunya Cakka!" kata Rio *hening* "opss, hehe" Rio nyengir lagi

"jelek banget yo kalo lo lagi nyengir! suer deh! udah ah yok ganti baju" kata Alvin sambil merangkul Gabriel

"wetsss, apa apaan nih" kata Gabriel sambil menyingkirkan tangan Alvin dari pundaknya

"udahlah vin gk usah ganti baju" kata Rio

"lo mau baju seragam lo bau keringet? terus Ify ilfeel sama bau lo itu? mau lo?" tanya Alvin

"nggak sih, yaudah yok ah" kata Rio. d'RAGC (RioAlvinGabrielCakka) pun menuju ruang ganti baju

***

"eh eh eh anak RAGC pada main basket, liat yuk liat yukkk" kata Shilla heboh

"hadohhh, ribet banget sih. pasti lo mau liat Cakka kan shil?" selidik Sivia

"hehe.. udah yuk ahh" kata Shilla

"nggak" kata Sivia

"ayolah vi.. lo juga mau liat Alvin kaannn?" goda Ify

"apaan sih lo! enggak tau!" kata Sivia

"iya kali" kata Shilla

"enggak"

"iya kaliii" goda Ify sambil nyolek dagu Sivia

"ihh.. yaudadeh, kan karna kalian sahabat gue jadi... ciaooo" kata Sivia sambil merangkul kedua sahabatnya dan pergi ke lapket


"agilaaa Cakka keren banget" kata Shilla cengo

'sumpah Alvin, lo tambah cool kalo lagi keringetan gini' batin Sivia ikutan cengo. apalagi pas Sivia liat Alvin lagi ngeshoot bola dan keringetnya yang bercucuran, so cool man!!

"hai sayang" sapa Kiki, pacar Sivia yang baru jadi seminggu

"hai Alvin cool" kata Sivia masih gak sadar, dia masih liatin Alvin yang lagi dribel bola. Kiki jadi bingung, Alvin cool?

"maksud kamu apa vi?" tanya Kiki yg bikin Sivia sadar

"maksud? apanya?" tanya Sivia gk ngerti

"kamu bilang Alvin cool, jadi aku apa? aku kan juga cool" kata Kiki

"lo mah bukan cool! tapi tocool alias tukul!" kata Sivia sambil noyor Kiki dan langsung nyamperin Shilla dan Ify yang lagi duduk di kursi pinggir lapket

"kok tumben mereka main basket di lapangan ya? biasanya di GOR" kata Ify

"mungkin biar bisa nambahin keringet.. kan nambah cool tuh.. CAKKAAAA... AAAA" teriak Shilla histeris. Cakka menoleh ke arah Shilla mengedipkan mata dan kissbye (taukan?) dari jauh. Bikin Shilla mo pingsan. omegattt!!

"vii.. hosh hosh, gue gak kuattt" kata Shilla sambil megangin dadanya

"loh, shill. lo kenapa?" tanya Ify panic

"kayaknya Tuhan udah mau cabut nyawa gue" kata Shilla masih sambil ngosngosan

"lebay deh lo baru di kissbye sama Cakka aja sampe kaya gini" kata Sivia sambil noyor Shilla. Tiba tiba Cakka nyamperin Sivia dkk

"loh, Shilla. lo kenapa?" tanya Cakka

"g..gu..guee gak papa kok cak" kata Shilla

"hmmm, bilang aja lo terpesona sama gue" kata Cakka narsis

'tau aja ni anak' batin Shilla

"nggak kok" kata Shilla malu malu

"cak yo, udahan ya, gue capek banget" kata Alvin dan beranjak duduk di samping Sivia sambil mengibaskan tangannya di depan mukanya biar gak kepanasan

'yaampun Alvin.. lo pake parfum apa sih? sampe sampe disaat lo keringetan gini lo tetep wangi? ohhh so coolllllllll' batin Sivia menjerit sambil memandang Alvin. Alvin masih sibuk ngibasin tangannya

"Alvin.. ni buat lo" kata Sivia sambil memberikan sebotol aqua dan handuk kecil warna biru

"wahh, thanks ya vii" kata Alvin sambil merampas (?) aqua dan handuk kecil. Alvin mengelap mukanya yang basah dengan keringat dan meminum sebotol aqua

glekk.. glekk... gleekk... sebol aqua abis sama Alvin

"aus mass?" tanya Sivia gk percaya

"hehe, auslah, maen bola basket mba!! bukan maen bola bekel" kata Alvin

"dih lawak mas?" tanya Sivia

"ora, kowe ora lawak mbaee" kata Alvin pake bahasa Jawa artinya (nggak, aku ngga lawak mba) *kalo gk salah si artinya itu, gue cuma ngasal kok-,-*

"????" Sivia bingung dengan seribu tanya. Alvin malah ngakak. Sivia jadi tambah cengo liat Alvin ngakak aaaa

"udah ah. oiya lo besok ikut camping?" tanya Alvin

"ikutlah. lo ikut? Zevana ikut gk?" tanya Sivia

"lo nanyain Zevana mulu, naksir lo sama adek gue?" tanya Alvin bego

"yeee.. gue normallll" kata Sivia sambil noyor kepala Alvin. eh, tangan Sivia jadi basah kena keringet Alvin. Sivia deketin tangannya ke hidung

'wangi... walau agak sedikit apek sih, tapi wangiiii' batin Sivia

"bau ih keringet looo!! najis deh" kata Sivia bohong

"bau apa bau? haha wangi kalii" kata Alvin

"narsis mulu lo ih" kata Sivia sambil nyubit tangan Alvin

"pacaran mulu lo" kata Ify yang tiba tiba udah di depan AlVia sambil makan Yuppi

"ih ifyy, gue gak pacaran sama diaa!" kata Sivia

"amasa?" goda Ify

"Ify... bagi yuppi lo dong. kan lo cewek, kalo kebanyakan makan permen gigi lo rusak terus cowok cowok ilfeel sama lo, terus lo jadi perawan tua, mau lo?" tanya Alvin dengan mata yang masih ngeliatin sepak (?) bungkus permen yuppi di tangan Ify

"hah? separah itu ya vin?" tanya Ify yang udah mulai ketakutan karna takut giginya rusak

"iya, bener deh. pembokat gue di rumah aja giginya bolong bolong. makanya sini buat gue aja" kata Alvin sambil merampas yuppi dari tangan Ify

"y... yaudah deh, buat lo. biar gigi lu juga rusak" kata Ify

"dasar Ify.. lo mau aja di boongin sama cina glodok" kata Sivia ngakak

"maksudloo?" tanya Ify

"si Alvin kan suka yuppi, makanya dia bilang kaya gitu biar lo ngasih yuppi lo ke dia" kata Sivia. Alvin cuma nyengir kuda

"alvin ihhhhhhhhhhhhhh" kata Ify murka

"hehe... udah tinggal satu doang nih fy, gue makan ya. aaaaa" kata Alvin sambil membuka mulutnya biar yuppinya masuk ke dalam mulutnya. Dengan cepat Sivia ngambil yuppi itu dari tangan Alvin terus di makan

"hehe" Sivia nyengir sambil mengunyah yuppinya

"dasar lo" kata Alvin dan Ify

"dari pada kalian ribut mending gue yang makan kan? haha :p" kata Sivia

***

Gabriel hanya bisa menatap para sahabatnya dengan tatapan iri. Di bawah terik matahari yang saat itu cukup panas, Gabriel masih main basket sendirian

"huhh, AlvinSivia, RioIfy, CakkaShilla, gue?" tanya Gabriel pada dirinya sendiri sambil memasukan bola basket ke arah ring. Bola basket langsung di tangkap sama Zevana

"sendirian aja kak" kata Zevana sambil mendribel bola basket

"eh Zeva.. iya anak anak lagi pada pacaran" kata Gabriel

"gue boleh ikutan kan?" tanya Zevana sambil memasukan bola basket ke ring, dan.. masukk! sempurnaa

"gilaa.. keren banget cara lo masukinnya, sempurna.." kata Gabriel lebay

"okee kita tanding okee? yang kalah traktir kantin" kata Zevana

"okee.. one by one" kata Gabriel

Sekitar setengah jam Gabriel tanding basket bersama Zevana. Skor akhir di duduki oleh Zevana dengan skor 53-49

"huhhh, gila lo jago banget Zeee" puji Gabriel

"hehe, yaudah yok ngantin" kata Zevana sambil menarik tangan Gabriel menuju kantin

*

"sumpah deh Ze.. permainan lo tadi bagus banget" kata Gabriel sambil melahap baksonya

"ah biasa aja hhehe" kata Zevana

"kenapa lo gak ekskul basket aja?" tanya Gabriel

"mau sih, tapi gabolehh" kata Zevana

"gaboleh? sama siapa?" tanya Gabriel

"sama bokap gue" jawab Zevana

"kenapa gaboleh?" tanyaGabriel

"gatau aneh banget. udah ah ga usah bahas ini. ngomong ngomong lo besok ikut camping?" tanya Zevana

"ikut kok. lo ikut?" tanya Gabriel

"ikut dong :)" kata Zevana sambil tersenyum

"oiya ze, gue mo tanya nih. kok lo sama Alvin beda banget sih? lo kan hitamanis kalo Alvin putihpahit terus agak cina?" tanya Gabriel

"ada ada aja. kak Alvin tuh ngikutin papi kalo aku bunda" jawab Zevana

"ooo.. hehe" kata Gabriel

***

"Shill... kok semalem lo gak dateng sih ke dinner kita? katanya lo mau dinner di CakShil cafe?" kata Cakka sedikit esmosi

"maaf cak, nyokap gue kemaren sakit, jadi gue temenin, abis dia gak mau di bawa ke dokter" kata Shilla sambil menunduk. Cakka mendekati Shilla dan mengangkat wajahnya

"kenapa lo gak bilang gue? gue bisa temenin lo buat jagain nyokap lo" kata Cakka sedikit lembut

"gue gak mau ngerepotin lo cak" jawab Shilla

"hmm, oke. tapi nanti malem bisa kan?" tanya Cakka. Shilla tersenyum

"bisa kok :)"

"nanti gue jemput lo jam 7malem, sekalian gue mo nengokin nyokap lo. okee?" kata Cakka

"oke dehh"

HENING
HENING
HENING
HENING
HENING

"Shilla" panggil Cakka memecahkan kehening (?)

"apa?" kata Shilla sambil menoleh. Cakka mendekatkan mukanya ke Shilla

5cm
4cm
3cm
2cm
........

"mesem luuu" kata Shilla sambil noyor kepala Cakka. Cakka manyun

"ih Shillaaa... satu senti lagii tanggung amat" kata Cakka manyun

"haha.. jangan macem macem lo sama gueee" kata Shilla sambil lari ke kelas

"heeehhh Shilla tunggu guee" kata cakka

~RioIfy~ @kelas12.3

"besok ikut camping gak fy?" tanya Rio

"ikutkok" jawab Ify cepat. Ify lagi sibuk belajar fisika

"owh.. besok ke sekolah lo berangkat sama siapa?" tanya Rio

"gataudeh" jawab Ify

"gue jemput ya?" tanya Rio

"boleh" jawab Ify singkat

"baca apa sih fy?" tanya Rio yang udah mulai kesel karna omongan ify singkat banget

"fisika"

'buset... Ify saking pinternya kagak bisa di pisahin sama buku.. hhhh' batin Rio

"ish singkat banget sih luu" kata Rio sambil merebut buku fisika Ify

"iiii RIOOO sini balikinnnn" kata ify

"gak"

"balikin gak? kalo enggak gue hajar" kata Ify yang udah ngepalin tangannya

"sun duluu" kata Rio sambil nunjuk pipinya

BUGHH.. Ify langsung nonjok Rio gak sengaja, soalnya kebawa esmosi

"sadisss" gumam Rio dan akhirnya pingsan

"yah.. yoo.. bangun yooo" kata Ify sambil nepak nepok pipi Rio

"yahh... pesek nyusahinn" kata Ify



~BERSAMBUNG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar