Kamis, 07 April 2011

Sister and Brother - Love - Friendship. part7 (Rify?)

~RUMAH IFY~ 09.00 malam
Setelah sampai rumah Ify, Rio segera menggendong Ify dari mobil menuju kamar Ify. Sesekali cewek itu ngengigau tentang kegalauannya

"fy lo kenapa sih" lirih Rio setelah menaruh Ify di tempat tidur sambil menyelimuti cewek itu

"papa sama mama kenapa tinggalin Ify? kenapaaa?" igau Ify tanpa sadar yang semakin membuat Rio bingung. Rio beranjak ke kamar tamu untuk tidur. Tiba tiba Ify menarik tangan Rio

"Jangan tinggalin gue" kata Ify. Rio menghampiri Ify yang sudah bangun

"Fy lo kenapa?" tanya Rio, "Lo tadi mabok, Fy!"

"G..gue.. gatau.." Ify menunduk

"Yaudah lo tidur aja ya. Biar fikiran lo normal lagi" kata Rio sambil mengelus rambut Ify

"Lo temenin gue disinii" pinta Ify

"Iya lo tidur ajaa. Gue di samping lo terus. Gue duduk aja disini gapapa" kata Rio tersenyum. Rio beranjak pingin matiin lampu

"Lampunya jangan di matiin!! Gue ga suka sama gelapp" kata Ify.

"Iya, gua gak matiin. Lo tidur" Ify tetap tidak tidur, ia malah mandangin wajah Rio

"Tidur luhh! jangan liatin gue gitu. Gue tau kok kalau gue emang ganteng" kata Rio pede

"Ye najiss"

CKLEKKKK

"MAMAAAAAAAA" teriak Rio dan Ify barengan

"Yooo...yooo.. Mati lampu yooo" Ify ketakutan

"Iya fy. gue takut nih gimana haduhhh" Rio ribet sendiri

"Yo lo dimanaaaa" tanya Ify

"Gue disini fyy" kata Rio

"Buruan lo ambil lilin di laci meja rias gue buruannnn" suruh Ify

"Gelappp Ifyyyyyyyy" kata Rio gemes

"yaelah tinggal raba raba doang lu ah" kata Ify. Rio pun berhati hati berjalan menuju laci Ify

BRUKKK
"awwww" ringis Rio yang nabrak lemari

"Ahahaha. napa lu yo?" tanya Ify

"elu gue kejedot di ketawain" Rio manyun

"Iya nih gue udah diem ga ketawa lagi. Buruan ambil lilinnya"  Rio pun meraba raba laci meja rias Ify. Rio pun mengambil lilinnya

"korek korekkkk" teriak Rio

"oiya korek mana ya korek. korek korekk. kamu ngumpet dimana?" tanya Ify gaje

"bego lu. bantuin cari kek" dumel Rio

"udah gak usah pake lilin deh. lo ambil lagi senter di laci" suruh Ify. Rio pun mengambil senter setelah itu menghampiri Ify

"kok gue takut ya yo" tanya Ify merinding sambil meluk tangan kiri Rio. Rio merangkul Ify

"udah lo tidur aja. kan udah ada cahaya" kata Rio. Ify pun tidur di bahu Rio

***

@RS 07.00 pagi
"kak Alvinnn" panggil Zevana. Alvin tidur di kursi di samping ranjang Zevana

"hmmmmm?" respon Alvin yang masih merem

"bunda kok ga ada?" tanya Zevana

"mungkin lagi beli makanan" kata Alvin. Karna nyawanya 90% ngumpul, Alvin bangun dari ridurnya

"besok sekolahhh" kata Alvin tiba tiba

"hmmm. gue pingin sekolah nih. tapi boleh ga ya sama bunda?" tanya Zevana

"ya gak boleh lahhhhhhh"

"ah lo mah doainnya begitu sih. sebel gue sama lo kak! gak mendukung adiknya buat belajar!" Zevana ngambek

"bukannya gituu Zevanaaa! lo kan masih sakitt!" kata Alvin gemes

"gue udah sembuh kak! udah gak sakitt!" kata Zevana. Alvin memencet (?) pelan bekas jahitan Zevana

"Awwww!! awww sakit begoo! ih sumpah bego bangetttt!" ringis Zevana sambil menyingkirkan tangan Alvin dari perutnya

"tuhkan!! lo aja masih kesakitan. berarti lo belom sembuh bener" kata Alvin. Tiba tiba bunda Uchie masuk ke kamar rawat Zevana

"Zevaa... gimanaa? udah mendingan sakitnya?" tanya Bunda sambil mendekati Zevana

"udah kok bun" jawab Zevana

"boong tuh bun. Zeva masih sakitt" kata Alvin

"ngajak ribut luu ya" kata Zevana sambil menyiapkan ancang ancang buat nonjok Alvin

"peaceee.. hehe" Alvin nyengir

"bunda.. bunda cantik banget hari ini.. hehe" rayu Zevana. Bunda mengerutkan keningnya

'biasanya anak anak kalau lagi ada maunya muji muji gini, waspada Uchie!' Batin bunda

"ada apaan nih? tumben" sindir bunda

"hmm.. bundaa.. Zeva besok boleh sekolah yaa? boleh dong? kan bunda cantikk'' kata Zevana nyengir

'tuhkan bener' batin bunda

"hmmm.. kata dokter cukup 3hari sih di rawat di RSnya" kata bunda sambil pura pura berfikir

"tuhkann.. berarti boleh kan bunn?" tanya Zevana girang

"bunda kan cuma bilang 3hari dirawat di RS. berarti selanjutnya di rawat di rumah sampai kamu sembuhh. Sekarang juga kamu boleh pulang kok." kata bunda

"yahh bun.. pleasee boleh ya Zeva.. kan aku udah sembuh" rayu Zeva

"kalo bunda sih boleh boleh aja. ga tau deh kalau papi gimanaa" kata bunda

Drtttttt. HP bunda getar

"iya pi. kenapa?" tanya bunda yang lagi telfon telfonan sama papi

"bunda di RS?" tanya papi

"iya. papi ke RS ya. Zeva pingin ngomong sesuatu" kata bunda sambil lirik Zevana

"hmmm iya iya. ini lagi di jalan. udah ya bun, byee" papi memutuskan sambungan telfon

"nanti papi ke RS. kamu tanya aja sama papi langsung" kata bunda

"mampuss" Zevana ngelirik Alvin

"oiya, besok kan bunda sama papi pingin ke Malang jemput oma pingin tinggal disini. nah kebetulan papi besok ada acara, jadi kamu bisa kan wakilin papi di acara itu vin?" tanya bunda ke Alvin.
"hm... bisa bisa" kata Alvin

"kalau kamu mau kamu bisa ajak temen biar ga bosenn" saran bunda

"iya. acaranya jam berapa bun?" tanya Alvin

"jam 7malam. jangan sampai lupa!" kata bunda

"sip boss" kata Alvin sambil hormat ke bunda. Bunda cuma geleng geleng (?)

Drrrtttttt, HP Alvin geter ada sms

From : SiviaCantik
Vin lo tau Minimarket yg deket deket
RS zeva di rawatkan? jemput gue
dong. taksi yg gue naikin mogok._.
gue males jalan. hehe

'anak malessss' batin Alvin

"Sivia minta di jemputt" kata Alvin

"Siviaa? pacar kamu vin?" tanya bunda curiga

"bukan kok bun. cuma temen doang" kata Alvin gugup

"hmmm Sivia itu calon pacarnya ka Alvin bun. mereka lagi PDKT.. haha" kata Zevana iseng

"bener vin? kamu kan paling anti sama cewek" kata bunda

"serius bun Sivia bukan pacar alvin. cuma temenn" kata Alvin

"bawel deh. udah buruan jemput ka via. nanti jadi kering gara gara nungguin orang jelek kaya lo doang" kata Zevana.

"yaudah aku pergi duluu" 

~~~
"Cewek dimana mana nyusahin aja yaa" dumel Alvin di motor pingin jemput Sivia

~Depan Minimarket.

"mana lagi tuh si cewek jelek" Alvin nangkring di atas motornya dengan headset menyumpal telinganya (?) sambil dengerin ipod.

"that should be me holding you hand, that should be me making your laughh" nyanyi Alvin cempreng

"WOYYY SUARA LO GA ENAKKKK" teriak Sivia setelah melepas headset dari telinga Alvin

"WOYYY GA USAH PAKE TOAAA" teriak Alvin tak mau kalah di telinga Sivia

"dari pada teriak teriakan di sini mendingan lo temenin gue ke minimarket beliin Zevana makanan atau buah buahan" kata Sivia ceria.

"Ga perlu! Zevana nanti sore udah pulang. mending buat gue ajaa" kata Alvin sambil memainkan Alisnya. Sivia noyor Alvin

"maunyaaaa... kalau begitu gajadi" kata Sivia

"eh, besok malam lo ada acara ga? temenin gue ke acara pernikahan anaknya temen bokap gue" tanya Alvin

"hmmm, bentarr" Sivia membuka HPnya. Setelah itu di simpan lagi di tas

"kenapa lu?" tanya Alvin heran

"biasa orang sibuk. jadi liat schedule dulu" kata Sivia bangga

"Sok sibuk lo! jadi bisa gaa?" tanya Alvin sekali lagi

"karna gaa ada acara. jadi gue bisaa" kata Sivia

"oke deh jelek!! besok gue jemput jam 7malam! dan LO harus dandan yang cantik. biar ga malu maluin gue!! OKEE?!" kata Alvin agak memaksa

"HMMM!!!" sivia berdehem

Liat aja lu nanti, gue bakal dandan super cantik dan bikin lu ga bisa berkata apa apa! haha, batin sivia

***

"RIOOOOOOOO" Ify membangunkan Rio yang tidur di sofa kamarnya. Rio mengerjapkan matanya. Nyawanya belom ngumpul (?)

"Udah pagi ya fy?" tanya Rio sambil duduk

"udah siang malah yo!!!" kata Ify

"hhhh, ngantukkkkkk" kata Rio dan langsung tiduran lagi tapi tangannya di tarik sama Ify jadi ga jadi tidur._.

"etssss. gabolehh! pokoknya lo sekarang harus mandi. terus temenin gue jalan jalan !" paksa Ify

"yaampunn... mau kemana sih nonnn?" tanya Rio males

"mau ngilangin penat, yo!" kata Ify

"penat?" tanya Rio bingung.

"halahhh!! udah deh buruan mandiiiiiiiiiiiiiii" Ify menarik tangan Rio sampai ke depan kamar mandi.

"kok ga sampe masuk?" tanya Rio seenaknya. Ify melotot sambil noyor Rio

"DASAR LUU! buruan mandiiiiiiii!!" suruh Ify

"mandiinnnnn" rio manja

"MANDI ATAU NGGAK GUE BUANG LO KE LAUT?!?!!!" tanya Ify ngenes (?)

"AMPUNNNNNN!!" Rio langsung masuk kamar mandi dan mandi.

****

@ SALAH SATU MALL JAKARTA..
"mau kemana nih Fy?" tanya Rio yang tangan kanannya di peluk Ify biar gak ilang (?)

"beli baju duluuu yaa.. pingin beli dress" kata Ify. Rio dan Ify pun langsung ke tempat baju cewek

"baguss gak yo?" tanya Ify sambil ngepasin dress di bandannya tapi ga dipake cuma du tempelin doang (?)

"bagus kok. coba deh lo pake.." kata Rio

"yaudah lo tunggu sini. jangan kemana-mana nanti lo ilang gue yang repot kan" kata Ify

"lu pikir gue anak kecil?" tanya Rio ogah ogahan 

"hehehe" Ify pun langsung masuk ke kamar ganti. 2menit kemudian Ify keluar yang sudah mengenakan dress yang menurut Rio bagus tadi..

"Riooo.. bagus gaa?" tanya Ify di belakang Rio. Rio yang lagi masukin tangan ke sakunya pun menoleh ke belakang. Melihat Ify yang memakai dress pink putih 5cm di atas lutut..

Cantikk benerrrrr... ngilir nih guee, batin Rio lebay

"BAGUS GAK YOOO?" tanya Ify

"Bagusss!! bagus banget fy! pas di badan lo. di ambil aja ya Fy. jadi kalau kita pergi-pergi lo harus pake dress itu. buruan bajunya ganti lagi terus kita cari yang lebih bagus dari itu" kata Rio panjang kali lebar

"hmm.. gue tau kok. semua baju yang gue pake yang pasti bagus. mau gue pake baju orang ambil sampah juga gue tetep cantik.." kata Ify pede

"TAPI BAU.!" kata Rio cepet

"enak aja luu!" Ify pun segera masuk ke kamar ganti untuk ganti baju. cukup 2menit, Ify pun langsung keluar dari kamar ganti sambil nenteng dress di tangannya

"gue ga mau beli baju lagi. gue mau beliin baju buat lo biar LO, makin kerennn!" kata Ify sambil memainkan alisnya

"up to youuuu" kata Rio sambil tangannya di tarik sama Ify ke tempat pakaian cowok.

"hmmm ini bagus nih kemejanya" kata Ify sambil menempelkan kemeja putih garis-garis ke badan Rio

"LO KIRA GUE MAU KERJAA?" tanya Rio jengkel

"hehehehe..." Ify nyengir. Ia pun melihat lihat baju yang lain. Sampai ia melihat baju yang tepat..

"mantapsssss" gumam Ify sambil mengambil kemeja kotak kotak putih dan di dalamnya kaos oblong (?) putih.

"cobain inii!!" suruh Ify sambil menyodorkan baju yang ia pilih tadi ke Rio

"kenapa harus ini?" tanya Rio sambil mengambil baju itu dan menatapnya

"biar samaa kaya dress gue yang putih pink  ituu" kata Ify

"lahh itu kan putih pink. kok gue putih doang?" tanya Rio bingung

"emangnya lu mau pake pink yo?" tanya Ify

"enggak sih-,-" kata Rio ilfeel. 

cowok keren beken ganteng manis kaya gue pake pink? ohnoo!!, batin Rio

"kenapa? kan biar tambah manis hhaha" ledek Ify

"dasarr luu" Rio pun masuk kamar ganti. beberapa menit kemudian keluar dengan baju pilihan Ify

"MAYGODD!!! lo gantengg yo!! suerewerewer!! Lebih ganteng lo dari pada Brad Pitt!!" kata Ify kagum

"yaelah. Brad Pitt mah agak tuir. yang masih remaja napa!!" 
"hmmm... lo lebih gantengggg dari pada Justin Bibirr!!! YAYAYA!!" kata Ify heboh

"Justin Bieber Ifyyyy!!!" kata Rio gemes

"oh iya ya. justin bibir mah Cakka. haha bibirnya kan doer" kata Ify asal jeplak.

"parah lo!! walaupun dua jauh dia juga bisa denger omongan orang yang jelek jelekin dia!!" kata Rio

"gak bakal lah haha.." Ify membuka FBnya karena ada yang punyi, ternyata Cakka ngirim wall

-Cakka Kawekas Nuraga-
=Fy, tau gak? masa kuping gue panass! kayak ada yang ngomongin gitu. lo ngomongin gue yaak?=

"BUSETTTTTT" mata Ify terbelalak setelah membaca wall dari Cakka. Ify pun membalasnya di wall cakka

-Alyssa Saufika Umari-
=mungkin ibu ibu tetangga lo lagi ngomongin lo. bilang lo kayak Justin bibir!=

-Cakka kawekas Nuraga-
=Sialan lu. udah deh. mungkin neraka bocor dan kuping gue sasarannya!

"napa fy?" tanya Rio keluar dari ruang ganti

"ini si Cakka bilang gue lagi ngomongin dia. tau aja lagi tu anak . haha" kata Ify

"tuhkan bener kata guaa.." kata Rio bangga

"najiss lu.. makann yukkk" kata Ify sambil narik tangan Rio ke salah satu resto di mall  itu. tapi sebelum ke resto mereka membayar baju yang mereka beli dulu.

***

"Fy... ng.. gue boleh tanya nggak?" tanya Rio gugup sambil memotong steak-nya.

"tanya apa?"

"lo kenapa semalem bisa mabok mabok gitu sih? gue khawatir tau!" kata Rio

"gue gapapa lagi. pingin aja rasain mabok gimana. hhaha" kata Ify bohong

Sorry gue bohong, gue gak mau orang lain tau masalah gue.. batin Ify

"aneh lo! haha"

"haha... lu tuh makan yang bener! nggak becus amat makan doang." Ify mengambil tissue dan membersihkan saus yang ada di sekitar mulut Rio. Rio cuma cengo ngeliatin Ify bersihin mulutnya..

"hehe.. thankss" kata Rio setelah Ify selesai .

"hehehe"

***

"Shilla... masa aku suruh ngepel semua ini sih?" tanya Cakka yang lagi ngepel di rumah Shilla

"ish!! katanya lo mau jadi babu gue selama seminggu!! ayoo!! ini terakhirr!" kata Shilla sambil menyeruput es jeruknya.

"sungguh teganya teganya teganya dirimu kepadakuuu. ohhh" Cakka nyanyi ga jelas sambil pura pura ngelap air matanya pake pelan (?)

CUPP...

"Semangat ya sayangkuu.. pel sampe bersih. aku mau mandii" kata Shilla setelah mengecup pipi kanan Cakka dan langsung pergi ke kamar mandi.. 

Cakka cengo...

"Sungguh indahnya dunia ini...." gumam Cakka dan langsung ambruk karna saking ngeflynya dicium Shilla

-_-----***

"Siang tantee.. om.." sapa Gabriel yang baru masuk ke R. rawat zevana
"Siang Gabriell.." kata bunda Uchie dan papi Exel

"Gimanaa? udah mendingan?" tanya Gabriel ke Zevana.

"udah kok.. hehe" jawab Zevana

CKLEKK..

"permisi... Zevana minum obat dulu ya.. makanannya sudah habis kan?" tanya suster ramah sambil membawa obat yang harus Zevana minum siang ini.

"udah kok sus. obatnya di taro aja nanti aku minum" kata Zevana

"yaudah saya permisi ya.. semoga cepat sembuh.." kata suster sesudah menaruh obat di meja dan langsung keluar 

"pi.. jadi boleh kan Zeva sekolah besok? kan ada kak Alvin yang jagain Zeva.." tanya Zeva

"papi ga percaya sama Alvin! papi akan suruh orang papi di kantor buat jagain kamu biar kamu besok bisa mulai sekolah" kata papi

"yaelah pi. apa kata temen temen kalau aku besok kalau aku diikutin ama bapak bapak?" tanya Zeva jengkel

"kalau gitu gaboleh sekolah!" kata papi

"yah papiiiii..."

"mmm.. om bisa kok ngasih zeva ke Gabriel. biar aku yang jagain zeva di sekolah" kata Gabriel sedikit hati hati. zevana yang tadinya lesu jadi semangat ketika mendengar perkataan Gabriel

"bener kamu bisa di percaya?" tanya papi

"yaampun om. om suruh Gabriel jagain Alvin biar ga bandel juga aku bisaa!" kata Gabriel

"lawakk deh-_-" kata zevana

"yaudah.. awas kalau anak om sampe lecet sedikit pun. kamu tak pitess" ancem papi bercanda

"sip omm!!"

"jadi besok Zeva udah mulai sekolahh?" tanya Zevana senang

"iyaaaa cantikkk"

"yeayy!! thankyouuu papiku tercintaaaaa" kata Zevana senang

~~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar